Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Tahun 2008 memberi banyak pelajaran bagiku. Diantara keterbatasan gerak karena berbagai peristiwa sejak bulan Maret 2008 yang lalu seolah menjadi sebuah laboratorium bagi pendewasaanku berfikir dan memahami arti sebuah hikmah di balik semua kejadian. Ternyata Allah telah menyiapkan rencana yang indah bagi langkahku ke depan. Awalnya pahit dan susah kumengerti mengapa kebenaran selalu terkalahkan dari kemungkaran yang berlabel agama. Inilah pelajaran pertama yang kudapat bahwa kebenaran yang tidak/kurang teroganisir akan kalah dibandingkan kebatilan yang teroganisir dengan baik. Dalam perjalanan waktu ketika mereka dengan “kemenangannya” dan sengan berbagai cara ‘menyingkirkan” ku dan teman-teman dalam posisi yang semaksimal mungkin dapat mematikan motivasi dan pola berfikir kami, saat itu pelajaran kedua aku dapat bahwa kemenangan yang mereka harapkan bukan kemenangan yang didasarkan oleh niat baik tapi berdasarkan nafsu. Mungkin mereka menertawakan atau menghinakan kami dengan menempatkan ku dan teman-teman di posisi yang “tidak enak”. Tapi kalau mereka sadar bahwa saat ini Allah sedang memberiku nikmat baik waktu dan ilmu. Waktu karena dengan mendapat shift aku bisa belajar banyak hal dan lebih banyak waktu untuk keluarga. Ilmu karena dengan keluangan waktuku selain ilmu pengetahuan umum, aku juga belajar memperdalam ilmu agama. Alhamdulillah pada awalnya ketika melihat polah mereka rasa marah, benci yang ada dihatiku lambat laun hilang. Dan melihat polah meraka aku hanya bisa mendoakan semoga Allah mencerdaskan mereka dan memberi kepahaman tentang apa yang telah mereka lakukan. Seolah skenario Allah semakin jelas bagiku ketika ada yang mengajakku & mempercayakanku untuk membuat FS sebuah Klinik. Aku belajar bagaimana berkomunikasi, negosiasi, presentasi dengan investor yang berkantor di Sudirman. Aku mulai belajar tentang seluk beluk bisnis dari buku maupun bertanya. Walaupun saat ini masih ada hambatan di proses pembuatan MOU paling tidak Allah sudah memberikan kesempatan untukku mencoba hal yang baru. Alhamdulillah apa yang selama ini aku lakukan apalagi saat Pak Pri jadi Dirut menjadi modal berharga bagiku. Semoga Allah membalas semua kebaikkan Bapak. Saat menunggu proses MOU, aku dipanggil seorang owner RSIA untuk membantu membenahi sistem. Saat masih bingung apa yang harus aku lakukan, dr Joni (atasanku) menelpon dan menawarkanku ikut acara ini. Tak putus rasa syukurku pada Mu ya Allah…atas kemudahan dan kasih sayangMu. Pelajaran yang aku dapatkan adalah bahwa ketika kita berpasrah bahwa apa yang terjadi pada kehidupan tak ada yang lepas sedikitpun dari kehendak Allah, saat itulah tangan Allah selalu terulur untuk mendekap kita dengan CintaNya. Alhamdulillah bulan Ramadhan ini membawa berkah. Mudah-mudahan Insya Allah, Allah berkehendak sama juga untuk menyegerakan kepastian bagi nasibku dan teman-teman yang tetap istiqomah dengan kebenaran yang kami yakini selama ini. Aamiin…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.